Vektor pada Tumbuhan

  1. Penulis: Ida Rahmawati (Thesis Prodi S2 Biologi)

    Pembimbing: Dr. Kumala Dewi, MSc.St. 
    Padi merupakan salah satu tanaman pangan yang penting di dunia. Hampir 90% penduduk Asia menanam padi dan mengkonsumsi beras (Khus and Brar, 2002). Di Indonesia, padi atau beras merupakan sumber makanan utama bagi masyarakat. Konsumsi rata-rata beras pada tahun 2013 adalah 85,514 kg per Kapita per tahun dengan jumlah produksi sebesar 71279709,00 ton dari luas panen 13835252,00 hektar. Hal tersebut diharapkan mampu mencukupi kebutuhan beras bagi penduduk indonesia yang pada tahun 2000-2010 mencapai angka 1,49 juta jiwa (Anonymous, 2013).

  2. MONITORING POPULASI HAMA WERENG COKLAT (Nilaparvata lugens Stal.) dan WERENG HIJAU (Nephotettix spp.) SERTA HAMA TANAMAN PADI LAINNYA BERSAMA DINAS PERTANIAN KABUPATEN KLATEN DI AREA PERSAWAHAN UPTD IV KABUPATEN KLATEN

    Penulis: Teo Sukoco

    Pembimbing: Dr. R.C. Hidayat Soesilohadi, M.S. 

    Pembimbing Lapangan: Prayogo, SP. Krisdiyanto Aribowo, dan Romdhoni

    Hama wereng merupakan hama utama tanaman padi dan tersebar luas di dunia. Di Indonesia populasi wereng sering ditemukan dalam jumlah yang tinggi yang dapat mengakibatkan keringnya tanaman padi atau disebut “hopperburn”. Tujuan dari Kerja Praktek ini adalah untuk mempelajari metode monitoring kemelimpahan populasi wereng batang coklat (Nilaparvata lugens Stal.) dan wereng batang hijau (Nephotettix spp.), serta OPT tanaman padi lainnya di area persawahan UPTD IV Kabupaten Klaten dan dampak yang ditimbulkan dari adanya OPT tersebut. Metode Pengamatan OPT yang digunakan adalah metode pengamatan secara langsung yang meliputi metode pengamatan tetap yang dilakukan secara berkala pada petak tetap (mewakili bagian terbesar wilayah pengamatan) serta pengamatan keliling untuk mengetahui perubahan kepadatan populasi OPT dan musuh alami serta intensitas

  3. Mari mengenal keragaman serangga vektor penyakit di sekitar kita

    Penulis: Sukirno

    Laboratorium Entomologi Fakultas Biologi UGM

    Serangga vektor adalah serangga yang dapat berperan sebagai agen yang menularkan suatu penyakit dari individu yang sakit ke individu yang sehat. Serangga vektor dapat dikelompokkan berdasarkan target inangnya, yaitu vektor penyakit pada tumbuhan, hewan, dan manusia.

    A. Vektor penyakit tumbuhan

    Beberapa serangga yang berperan sebagai vektor penyakit yaitu:

    1. Ordo Homoptera, misal: wereng coklat (Nilaparvata, anggota Familia Delphacidae) vektor penyakit virus pada tanaman padi; kutu kebul (Bemisia, anggota Familia Aleyrodidae) vektor penyakit virus pada tanaman tembakau, tomat, terung, cabai, kacang-kacangan, dll; green planthopper (Siphanta acuta, anggota Familia Flatidae); Paracoccus burnerae (Planococcidae) vektor penyakit virus pada tanaman pisang (Muturi et al. 2013); Cacopsylla melanoneura (Psyllidae) vektor fitoplasma tanaman apel (Tedeschi and Alma 2004); wereng hijau (more)
  4. Serangga vektor penyakit virus pada terung-terungan